Pages

Wednesday, May 26, 2010

...~..~.. DUKACITA ..~..~...

... Duka cita adalah salah satu penyakit Ruhani....

jika penyakit cemas ( khauf ) menyangkut kekhawatiran tentang masa yang akan datang, maka duka cita (hazn) adalah suatu keresahan tentang masa lampau. Kerugian dan penderitaan dirasakan begitu mendalam sehingga menimbulkan pengaruh buruk dalam kesan dan ingatan seseorang.

Dukacita disebabkan oleh banyak faktor . Diantaranya dikarenakan tetimpa musibah, mengalami kerugian harta benda dan jiwa,serta mengalami banyak kesulitan. Ala kulli hal, semua itu kemudian menjadi pengalaman pahit yang telah lampau yang terus dikenangnya.

Ssetiap orang yang terkena salah satu dari ketiga sebab itu umumnya akan berduka cita. Akan tetapi berat ringannya duka cita itu tergantung dari keadaan mental seseorang.

Adakalanya terjadi,mental seseorang begitu tegar sehingga pabila disentuh musibah dan kesulitan,ia malah berani menghadapi semua itu dengan jiwa yang lapang dan positif. Musibah tersebut dihadapinya dengan tenang,seraya mempelajari masalahnya ,menelaah sebab musababnya untuk kemudian menyelesaikannya dengan langkah - langkah yang sistematis dan terukur. sudah barang tentu jiwa yang tenang dalam menghadapi musibah dan kesulitan semacam ini dapat dipandang sebagai jiwa yang sehat,yang dirahmati ALLAH AZZA WA JALLA.

Sebaiknya, jiwa negatif dan qalbu yang sakit,apabila tersentuh musibah dan kesulitan , akan menjadi lesu, gugup, dan bingumg, untuk kemudian kehilangan kendali yang menjadikannya tidak tahu apa yang mesti dilakukan.akhirnya,menjelmalah sikap dukacita yang mendalam yang kian hari kian menenggelamkan seseorang ke dasar laut keputusasaan yang dalam dan dingin.

Sebagian orang diserang duka cita lantaran terlalu banyak mengenang masau silamnya yang kian jauh atau masa jayanya yang telah sirna. sementara bagian lainnya berduka cita dalam batas - batas yang wajar dapat dikatakan masih mungkin ditanggulangi dan diobati.

Islam tidak menginginkan umatnya berkeluh kesah atas duka cita yang dialaminya . Manusia harus menyadari bahwa apa yang dimilikinya saat ini merupakan pemberian ALLAH TA'ALA semata. Nikmat ALLAH TA'ALA itu hanya sementara saja sifatnya. dan kita harus siap kalau - kalau nikmat yang telah diberikan ALLAH TA'ALA tersebut suatu saat diambil kembali.

Sebagai terapi untuk menghadapi segala cobaan yang diberikan ALLAH Yang Maha kuasa ,manusia dianjurkan untuk bersabar ,ketegaran jiwa,dan penyerahan diri secara total kepada ALLAH SubhanaAllahu Ta'ala merupakan pilar utama dalam menghadapi segala cobaan-Nya.

Firman ALLAH SWT dalam al - Quran:

Dan sesunguhnya Kami akan memberikan cobaan berupa ketakutan,kelaparan,kekurangan harta , kekurangan jiwa ( kematian ) dan kekurangan buah - buahan. Sampaikanlah kabar gembira kepada orang - orang yang bersabar.yaitu orang - orang yang apabila mendapat cobaan mereka mengatakan, sesungguhnya kami kepunyaan ALLAH dan kepada NYA lah kami akan kembali.''( Q,S :AL -BAQARAH:155-156 )


Semoga artikel ini bisa dibuat pelajaran terutama yang lagi kena musibah.
AMIN
JAZAKUMULLAH AHSANAL JAZA


..:::salam ulangtahun kedua ikrar persahabatan kita buat akhi al-'aziz:::..

No comments:

Post a Comment

School of Life

"The difference between school and life are in SCHOOL, you were taught a lesson, then given a test to test your IQ, but in LIFE you are given the test first that teaches you a lesson. Test in life is one of the measure's faith or belief in God for all people"