Pages

Monday, December 6, 2010

rintihan taubat

Yaa Allah...
Maafkanlah segala kekuranganku.
Engkau Maha tidak memerlukan dari menyiksaku.
Kerana sesungguhnya semua dosa-dosa ku tidak merugikan-Mu.
Begitu pula semua ketaatanku tidak menguntungkan-Mu”

Yaa Allah...,
Pindahkan aku dari hinanya maksiat kepada kemuliaan Taat!

Ya Allah,
Walaupun aku begitu jauh
dari hamba-hamba Mulia Pilihan-Mu,
Hamba Mohon…
Kukuhkanlah kakiku untuk melangkah dijalan-Mu…
Kukuhkan Jiwa dan hati-ku untuk menggapai Redha-Mu,
Kukuhkan Iman-ku sampai akhir nanti…

YA ALLAH Yang Maha Mulia,
Muliakanlah kami dengan ketakwaan…

Ya Rabb…
Aku bersimpuh dihadapan-Mu
Aku memohon dengan kemulian-Mu atas kehinaanku
agar engkau mengasihiku

Aku memohon dengan kekuatan-Mu atas kelemahanku
Kehendak-Mu atas ku dan Kehendakku atas-Mu
Inilah wajah yang pembohong dan pendosa dihadapan zat-Mu
Hamba-MU selainku amat banyak,
sedang aku tidak memiliki Tuhan selain-Mu
Tak ada tempat kembali
Tak ada yang bisa menyelamatkanku
Selain penyelamatan dari-Mu

Aku memohon dengan permohonan orang miskin
Aku berzikir kepada-Mu
dengan zikir orang yang rendah hati dan hina
Aku memohon kepada-Mu
dengan permohonan orang yang takut dan sakit
Sebuah permintaan dari orang yang dirinya merendahkan diri pada-Mu

Saat ini aku mengadu pada-Mu
Merintih di ribaan-Mu
Untuk hatiku yang kelam…
Untuk Jiwaku yang sakit…
Untuk dosa-dosaku...
dimasa lalu, sekarang dan yang akan datang

Ya Rabb…
Ampuni dosa-dosaku
Bersihkan hati ini….
Sucikan jiwa ini…
Tenteramkan batin ini…
Singkapkan tabir antara Engkau dan Aku ..

Ya Allah…
Aku takut….
Aku gerun…
tentang masa depanku…
Aku takut azab-Mu
Bila kelak hari perhitungan itu datang
Saat Engkau menegakkan keadilan-Mu
Bagaimana aku menghadap-Mu ?
Bahu ini tidak akan sanggup memikul dosa-dosa
Akibat kezalimanku

Yaa Rabb…
Andai waktu masih ada
Di sisa usia ini ….
Aku bertaubat pada-Mu
Agar ringan kaki melangkah Menghadap-Mu
Aku ingin Engkau tersenyum Menyambutku…
Merangkulku dengan kasih-Mu …
Membelaiku dengan Cinta-Mu
Merindukanku seperti saat ini aku merindukan-Mu
Senyuman dari Sang Maha Pengasih…

Ya Rabb Hamba kembali….
Hamba kembali ke jalan-Mu

Ya Allah… YA Tuhanku,
Sungguh dosa-dosaku hari ini
dan hari yang telah lalu berlimpah.
Hamba tidak kuasa menghitung dan menjumlahkannya
Hamba tidaklah kuat untuk menerima azab neraka
Juga tidak mampu bersabar dan tidak pula tabah atasnya.
Maka lihatlah wahai TUHANKU pada kelemahan hamba dan kehinaan hamba
Jangan biarkan hamba merasakan panasnya neraka pada esok hari (kiamat)“

Ya Tuhanku ,
Tak layak bagiku menghuni surga Firdaus-Mu,
namun aku tak kuat bila menempati neraka Jahim-Mu.
Maafkanlah semua kesalahanku
dan ampunilah semua dosaku
Karena hanya Engkaulah
yang mengampuni dosa-dosa yang besar dan yang kecil.

Ya Allah
Seandainya ini adalah hari terakhir hidup-ku
maka terimalah taubat-ku ini karena begitu banyak dosa yang telah kulakukan

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
“Ya Tuhan, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta selamatkanlah kami dari siksa neraka.”
(QS. Al-Baqarah: 201)

Saturday, December 4, 2010

ringankan lidah doakan kebaikan utk insan lain

Bacalah sebagai renungan….

Adakah Ada Orang Yang Akan Mendoakan Kita??

Pernahkah kita terfikir, sepanjang hidup ini..."Adakah ada orang yang akan mendoakan kita?"
Bila kita dah mati nanti, siapakah yang akan terus setia mendoakan kita? Adakah kekasih yang amat kita cintai sekarang ni akan terus mendoakan kita atau hanya pada minggu atau bulan pertama kematian kita sahaja? Atau adakah ibubapa, adik-beradik atau anak-anak akan terus mendoakan kita? Bacalah kisah di bawah ni sampai habis, pastinya akan membuatkan kita terfikir, insaf dan bermuhasabah diri. Semoga kita bukanlah tergolong di kalangan orang yang rugi. InsyaAlllah.

Seorang pengarah yang berjaya dalam hidupnya jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengarah yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulakan pembicaraan, Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdoa buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup. Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu berertinya kau akan meninggal dunia!

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu sangat mudah.." Kata si pengarah ini dengan yakinnya.

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan bangganya si pengarah bertanya, Apakah esok pagi aku sudah pulih? Pastilah banyak yang berdoa buat aku, jumlah pekerja aku punya lebih dari 1000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdoa pasti bukan perkara susah.

Dengan lembut si Malaikat berkata: Anakku, aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdoa buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdoa buatmu, sementara waktumu tinggal 60 minit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 50 orang yang berdoa buat kesembuhanmu.

Tanpa menunggu reaksi dari si pengarah, si malaikat menunjukkan layar besar berupa TV siapa 3 orang yang berdoa buat kesembuhannya. Di layar itu terlihat wajah duka dari sang isteri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putera puterinya yang berdoa dengan khusuk dan nampak ada titisan air mata di pipi mereka.

Kata Malaikat, Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan rindu memberikanmu kesempatan kedua? Itu kerana doa isterimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu.

"Kembali terlihat dimana si isteri sedang berdoa jam 2:00 subuh, Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik! Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam kerjanya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularity dan menaikkan namanya saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau berikan pada kami, mereka masih memerlukan seorang ayah. Hambamu ini tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu isterinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan cengkung karena kurang rehat.

Melihat peristiwa itu, tampa terasa, air mata mengalir di pipi pengarah ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahawa dia bukanlah suami yang baik. Dan bukan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta isteri dan anak-anak padanya.

Waktu terus berlalu, waktu yang dia miliki hanya 10 minit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengarah ini,penyesalan yang luar biasa. Tapi waktunya sudah terlambat ! Tidak mungkin dalam waktu 10 minit ada yang berdoa 47 orang!

Dengan sedihnya dia bertanya, Apakah diantara pekerjaku, kaum kerabatku, teman kerja ku, teman organisasiku tidak ada yang berdoa buatku?

Jawab si Malaikat, Ada beberapa yang berdoa buatmu.Tapi mereka tidak ikhlas. Bahkan ada yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini. Itu semua kerana selama ini kamu mementingkan diri, sombong, mengainaya pekerja, kejam, ego dan bukanlah pihak atasan yang baik. Bahkan kau sanggup memecat pekerja yang tidak bersalah dan yang tidak setimpal dengan kesalahannya.. Si pengarah tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si isteri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kerusi hospital dan si isteri yang kelihatan lelah juga tertidur di kerusi sambil memangku si bongsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata, Anakku, Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu!! Kau tidak jadi meninggal,karena ada 47 orang yang berdoa buatmu tepat jam 24:00.

Dengan hairan dan tidak percaya, si pengarah bertanya siapakah yang 47 orang itu. Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

Bukankah itu Pusat Asuhan Anak Yatim? kata si pengarah perlahan. Benar anakku, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari populariti saja dan untuk menarik perhatian kerajaan dan pelawat luar negeri.

Pagi tadi , salah seorang anak pusat asuhan tersebut membaca di surat khabar bahawa seorang pengarah terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di surat khabar dan yakin kalau orang yang sedang koma adalah kamu, orang yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak yatim pusat asuhan sepakat berdoa buat kesembuhanmu.

Doa sangat besar kuasanya. Kita malas. Tidak ada waktu. Beban untuk berdoa bagi orang lain. Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita fikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdoa bagi dia. Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan memerlukan doa dari orang-orang yang mengasihi dia.

Disaat kita berdoa bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita boleh melihat kemuliaan Tuhan dari peristiwa yang terjadi. Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain... Sebaliknya perbanyaklah berdoa buat orang lain.

Kerana pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan fizikal dan hartanya,tapi dari kekuatan hatinya. Katakan ini dengan perlahan, 'Ya TUHAN saya mencintai-MU dan memerlukan- MU, datang dan terangilah hati kami sekarang...!!!

Permudahkan perjalanan/urusan orang lain nescaya Allah akan permudahkan perjalanan/urusan hidup kita.

p/s: sbb tu sy sgt terharu pd insan2 yg selalu memudahkn pjalanan/urusan hidup sy. mudah2an kasih sayang Allah dalam memudahkan urusan mereka juga berlipat kali ganda. ameen.. thx a million buat insan2 terbaik di sisi saya (^_^)

Wallahu a’lam..

copy paste dr mukabuku mawar pink ^_~

Wednesday, December 1, 2010

doa itu pergantungan terhebat kita

salam alaikum..

bermula 28hb november 2010 hingga dua minggu akan datang, saya bakalan sibuk untuk menyempatkan diri ber-blogging. dalam kepala bercambah benda2 yg nak dikongsikan, tapi masa belum mengizinkan. insya allah panjang umur dan masih mewah idea2 tu saya akan cuba segarkan dunia maya saya berinteraksi meluahkan fikrah dengan sahabat2 :)

so, buat masa ni saya tinggalkan kesempatan terluang dalam blog DZUR ni dengan intisari muhasabah serba sedikit dipetik dari makalah2 yg saya sempat baca. moga beroleh sedikit manfaat hendaknya. ameen..!!

**** **** ****

Wahai saudara ku sekalian..
andai anda sedang bersedih...
ana ingin kongsikan ayat yang penuh dengan motivasi...
ayat-ayat dari kalam Allah...

surah yang pendik,
namun ISI yang cukup bermakna...^_^

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم:
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

1.أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ
Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,

2.وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ
Dan Kami telah menghilangkan dari padamu BEBANmu,

3.الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ
yang memberatkan punggungmu?

4.وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ
Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu.

5.فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
Kerana sesungguhnya bersama KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN,

6.إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
sesungguhnya bersama KESULITAN ITU ADA KEMUDAHAN.

7.فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ
Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,

8.وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ
dan HANYA KEPADA TUHANMULAH hendaknya kamu BERHARAP.

berdoalah dengan menyebut nama-namaNYA..
berdoalah dengan Asma ulhusna....
sesungguhnya...

DIA la YA WAHHAB - MAHA PEMBERI..
YA RAZZAK - MAHA PEMBERI REZEKI...
YA MUJIB - MAHA PENGABUL...
YA SAMI' - MAHA MENDENGAR....

yakin lah... jangan putus asa untuk berdoa...

Tuesday, November 30, 2010

selamat datang cinta

salam alaikum..

lama tak ber-tenet-ing juga sibuk dgn program menyambut kedatangan adik2 baru UIAM sesi Disember 2010/2011. AHLAN WA SAHLAN ila Jamiah IIUM buat 1,200 new intake students.

so, yg sempat ini je dulu buat pengisi laman ini dr lenggang. puisi hadiah utk orang2 yg kawen musim2 cuti sekolah ni :) tahniah buat hannan & isteri juga buat sahabat seangkatan saya, afifah hj. daud & suami (^_~) moga kekal hingga ke syurga. ameen!!

cintaku tetap pada buku dan penulisan, cuma masa tak mengizinkan utk melekat 'melekit2' dgn laman maya selalu :p apa yg ada cuma cinta pd ber-aktiviti juga conducting programs. moga makin terasah bakat kepimpinan.



Love …
Would make you blind
But it matters when love blinds me from seing Allah's light

Love
Would make you forget
I don't care to much if I couldn't remember
But it matter when love makes me forget Allah

Love …
Makes you a fool
I don't care so much in being a fool
But it matter if I am a fool in telling the difference between right and wrong

Love makes you happy
But why should I be happy
When I should be grieving for disobeying Allah's order

Love
needs a lot of sacrifice
I am willing to sacrifice
But why should I sacrifice, if it is not for Allah?

Love..
Why should I love
If it is not for Allah

ehsan: pkongsian dr facebook :)

Wednesday, November 17, 2010

SALAM E'IDUL ADHA buat semua (^_^)

menyemak erti pengorbanan: pengorbanan apa yang dah ana lakukan untuk ummah.. bertanya pada diri dan sahabat2 juga.. moga setiap detik mampu kita manfaatkan buat ummah dimasa akan datang.. perjuangan menuntut ilmu juga pengorbanan, korban masa, duit, dan tenaga jua minda. kelak, hasil dari semua itu kita akan mentadbir bumi ini sebagai khalifah..

~moga bumi Malaysia dan seluruh negara Islam akan betul2 mengadaptasikan ummah dan daulah toyyibah dengan kepimpinan generasi kita kelak, ameen!~

sedikit tazkirah yang ana sempat baca di musim final exam lalu, kini ana ingin berkongsi di sini. moga sama2 beroleh manfa'ah.

Padang ‘Arafah.. simbolik sebuah perhimpunan seluruh ummah. Tidak membezakan darjat dan kedudukan serta taraf kerana ia sama di sisi Allah. Padang ‘Arafah, gambaran mahsyar!

Fakta: ‘Arafah ialah salah satu masy’ar haji (tempat ibadah) di luar batas Tanah Haram Makkah. Jaraknya kira-kira 22km dari sebelah Tenggara Masjidil Haram. Luasnya kira-kira 10.4km persegi. Wukuf di ‘Arafah merupakan rukun haji yang utama. Ini bererti sesiapa yang berniat haji tetapi tida sempat wuquf maka dia ibarat tidak melakukan haji, kerana Rasulallah s.a.w bersabda: “Haji itu ialah ‘Arafah.”

KHUTBAH WIDA'



disampaikan pada 9 Zulhijjah Tahun 10 Hijrah di Lembah Uranah, Gunung Arafah

Padang ‘Arafah pastinya mengimbas kembali detik-detik itu. Di sinilah pada tahun ke-10 Hijrah ketika mengerjakan Hujjatul Wida’, Rasulallah s.a.w menyampaikan khutbahnya yang terakhir.

Baginda bertolak ke ‘Arafah dari Mina setelah naiknya matahari 9 Zulhijjah. Sebuah khemah didirikan untuk baginda masuk serta berada di dalamnya sehingga tergelincir matahari (waktu zohor).

Selepas itu, baginda pun mengarahkan disiapkan untanya al-Qaswah, lalu menaikinya sehingga baginda tiba di Wadi Uranah. Di hadapan baginda, ribuan para sahabat mengelilingi baginda. Semuanya menanti penuh debar. Apakah ingin disampaikan baginda. Ramainya manusia yang berhimpun pada haji wida’ itu. Ada riwayat mengatakan jumlahnya mencecah 144,000 orang semuanya.

Baginda pun bangun berdiri menyampaikan khutbahnya yang bersejarah:


rujukan teks arab

“segala puji bagi Allah. Kita memuji, meminta pertolongan, beristighfar dan bertaubat kepadaNya. Kita berlindung denganNya daripada kejahatan diri dan keburukkan amalan kita. Sesiapa yang Allah berikan hidayah kepadanya, maka tidak ada siapa yang boleh menyesatkannya. Sesiapa yang disesatkan oleh Allah, maka tidak ada siapa yang boleh memberikan hidayah kepadanya. Aku menyaksikan bahawa tidak ada tuhan melainkan Allah Yang Esa, tidak ada sekutu bagiNya. aku menyaksikan bahawa Muhammad adalah hamba dan rasulNya. Aku berpesan kepada kamu wahai hamba-hamba Allahsupaya bertaqwa kepada Allah dan menggesa kamu supaya mentaatiNya. Aku membuka khutbahku ini dengan muqaddimah yang baik.

Wahai manusia! Sila dengar baik-baik apa yang akan ku katakana ini. Aku tidak tahu apakah aku akan dapat bersama kamu semua lagi selepas tahun ini, di tempat ini selamanya.

1. Sesungguhnya darah kamu, harta benda kamu dan kehormatan diri kamu telah terpelihara (diharamkan) sebagaimana diharamkan hari ini, bulan ini dan Bandar ini (Makkah dan kawasan sekitarnya).

2. Sesiapa yang memegang amanah, maka dia hendaklah mengembalikan amanah tersebut kepada tuan punyanya.

3. Ingatlah! Segala amalan jahiliyyah telah berada di tapak kakiku (iaitu telah dihapuskan).

4. Tuntutan hutang darah di zaman jahiliyyah (sebelum Islam) telah dampunkan. Tuntutan darah pertama yang aku batalkan adalah darah Ibnu Rabi’ah al-Haris yang disusukan oleh Bani Saad kemudian telah dibunuh oleh Huzail.

5. Riba adalah haram dan aku memulainya dengan membatalkan riba yang akan diterima oleh Abbas bin Abdul Muthalib. Sesungguhnya ia dihapuskan keseluruhannya.

6. Wahai manusia! Takutilah Allah s.w.t di dalam urusan yang berkaitan dengan wanita. Sesungguhnya kamu telah mengambil mereka sebgai amanah daripada Allah s.w.t dan mereka telah dihalalkan kepada kamu dengan kalimah Allah s.w.t. wajib ke atas mereka untuk mengjaga kehormatan kamu dan menjaga diri daripada melakukan perbuatan buruk, jika mereka melakukannya maka kamu berhak untuk menghukum mereka, tetapi bukanlah dengan pukulan yang mencederakan. Jika isteri-isteri kamu setia dan jujur terhadapmu, amak wajib ke atas kamu menjaga makan-pakai dengan baik.

7. Semua orang mukmin adalah bersaudara, oleh itu tidak halal bagi seseorang muslim mengambil harta orang lain kecuali setelah mendapat kebenaran daripada tuannya.

8. Jangan kamu kembali menjadi kafir selepas pemergianku, di mana sebahagian daripada kamu memerangi sebahagian yang lain. Aku telah tinggalkan kepada kamu suatu panduan, jika kamu berpegang teguh dengan ajarannya, maka kamu tidak akan sesat selama-lamanya; kitab Allah da Sunnah Nabi-Nya.

9. Wahai manusia! Sesungguhnya tidak ada lagi nabi selepasku dan tidak ada lagi umat selepas kamu. Maka aku menyeru agar kamu menyembah Allah s.w.t Tuhan kamu dan menunaika solat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramadhan serta mengeluarkan zakat hartamu dengan kerelaan. Dan kerjakanlah haji ke Rumah Suci Tuhanmu (Kaabah), untuk itu kamu akan masuk syurga Tuhanmu.

10. Tuhan kamu adalah Esa, datuk kamu pula adalah satu, kamu semua berasal daripada Adam dan Adam telah dijadikan daripada tanah. Orang yang paling baik di kalangan kamu ialah mereka yang paling bertaqwa kepada Allah. Tidak ada kelebihan bagi bangsa Arab terhadap bangsa lain kecuali dengan taqwa.

11. Allah s.w.t telah menetapkan hak menerima pusaka kepada keluarga si mati, oleh itu tidak boleh membuat wasiat kepada penerima pusaka. Sesungguhnya laknat Allah ke atas sesiapa ynag mengaku sebagai bapa kepada bukan bapanya yang sebenar, juga laknat dari para malaikat dan seluruh manusia.

12. Kemudian kamu akan dipersoal tentang aku, maka apa yang akan kamu jawab? Mereka menjawab: “kami bersaksi bahawa tuan telah menyampaikan dan menyempurnakan risalahmu.” Baginda s.a.w lalu mengangkat tangannya ke langit dan menurunkannya kea rah orang ramai sambil berkata, “Ya Allah! Saksikanlah.” Baginda Rasulallah s.a.w mengucapkannya sebanyak tiga kali. Orang yang mengulang kembali ucapan Rasulallah s.a.w dengan kuatknya di ‘Arafah ialah Rabi’ah bin Umayyah bin Khalaf r.a.”

Sumber rujukan:
Buku Makkatul Mukarramah Kelebihan dan Sejarah oleh Abdul Basit bin Abdul Rahman.
ANIS December 2007

Monday, November 15, 2010

matangkan diri Wherever You Are

pesanan dari ustaz Zaharuddin yg ana de tbaca di FB pagi 15hb Nov 2010: "Bagi yang berada di negara yang menyambut raya esok hari, amat baiklah jika dapat berpuasa sunat hari ini (Isnin -15 Nov). Bagi yang menyambut raya lusa (17 Nov), juga amat baik berpuasa hari ni dan esok. Moga mendapat ganjaran penghapusan dosa (kecil) utk seluruh tahun ini & tahun hadapan. Dosa besar masih perlukan taubat."

di bawah ini ialah hadiah buat koreksi diri juga buat pemulih semangat 'berkelana' dalam dunia exams final yg begitu mencabar. rakan sekeliling pelik, bagaimana saya mampu bertahan dalam senyuman walaupun bercampuraduk subject ilmu wahyu dan economy juga finance BLANDED padat dalam kepala :)

moga dari 'perang study' ini mematangkan kita semua, bahawa ini juga satu ujian, andai kita gagal atau lulus itu terserah pada kerja Allah. Dia letakkan exams begini as sunnatullah kps students utk kita selalu bergantung padaNya. mudah2an semua akan berjaya; berjaya dalam kejayaan juga berjaya kerana anda gagal, itu berjaya menangkis ujian dengan sabar dan ikhlas. ujian, kejayaan, penat, sedih, stress dan segala2nya dalam hidup ini adalah warna2 hidup terbaik yg Allah anugerahkan buat saya.

lihat bagaimana insan ini menghayati dunia dan mewarnainya melalui lagu yg menyentuh.. saya ter-jatuh hati dgn lagu ni bila kali pertama meng'explore' lagu Make Me Strong dan No Word is Worthy jemputan-dengar dr ustaz zaharuddin waktu 'peak' UIAM sibuk dgn final exams lalu. the dari situ saya cari website rasminya. nah, album ketiga beliau telah pun dkeluarkan, 'Wherever You Are'. makin berentak mantap hasil karya anak kelahiran darah british ini :) itu cara beliau mengasah kematangannya. :)
~selain lagu 'salaam', saya suka sangat dengan lagu 'No Word is Worthy' ~

I dream for a day
When there'll be
No more misery

When there's no more hunger
No need for shelter
Isn't there enough to share
Or is that we just don't care?

We're here for a day or two…

Let me show my way…

Salaamu alaik, Salaamu alaik, Salaamu alaikum

I pray for a day
When there'll be
Justice and unity

Where we put aside our differences
Fighting makes no sense
Just a little faith
To make it a better place

We're here for a day or two…

Let me show my way…

Salaamu alaik, Salaamu alaik, Salaamu alaikum

Salaamu alaikum Ya ahlas-salaam, Salamu alaikum
Salaamu alaikum Sayyid al-Kiram, Salaamu alaikum

Let me show my way…

Salaamu alaikum, alaikum, alaikum


Words: Sami Yusuf
Music: Sami Yusuf
Produced by Sami Yusuf

01 WHEREVER YOU ARE
02 SALAAM
03 WITHOUT YOU
04 YOU CAME TO ME
05 GIVE THE YOUNG A CHANCE
06 TRIALS OF LIFE
07 WORRY ENDS
08 FRAGILE WORLD
09 IN EVERY TEAR, HE IS THERE
10 MAKE ME STRONG
11 NO WORD IS WORTHY
12 HEALING (BONUS TRACK)
13 YOU CAME TO ME (ARABIC)
14 YOU CAME TO ME (TURKISH)
15 YOU CAME TO ME (FARSI)

* * * * * * *

Friday, November 12, 2010

Antara lobak, telur dan kopi..

Maya hampir putus asa dengan masalah demi masalah yang menimpa hidupnya. Satu masalah berlalu, masalah lain pula datang bertalu-talu. Perasaan marah, sedih, malu, takut, benci, meluat, geram… sebut apa juga perasaan yang menghimpit snubari, semuanya pernah dirasakan. Sehingga, Maya berasakan dirinya dan derita adalah satu.

Maya ke rumah ibunya. Kepada ibu semua masalah diluahkan dan ibu mendengar dengan tenang tanpa banyak bicara.

Selepas mendengar penuh empati, ibu mengajak Maya ke dapur. Ibu mendidihkan tiga periuk air kosong. Setelah air mendidih. Ibu memasukkan lobak merah, telur dan serbuk kopi asli ke dalam periuk berasingan. Semua dibiarkan mendidih beberapa lama.

Selepas itu, ibu mengeluarkan lobak merak dan telur tadi dari periuk serta meletakkan kedua-duanya ke dalam mangkuk. Periuk yang diisi kopi dituang ke dalam mangkuk juga. Kemudian si ibu menoleh kepada Maya sambil berkata, “Apa yang Maya Nampak?”

“Lobak merah, telur dan kopi.”

“dekat lagi. Cuba pegang lobak ini. Bagaimana keadaannya?”

Maya menurut saja, lalu menjawab, “Lembik.”

“ambil telur itu dan pecahkan. Tengok bagaimana keadaan di dalamnya,” pinta si ibu.

Maya tidak membantah. Dia melakukan seperti apa yang diminta oleh ibunya.

“sekarang cuba hidu dan rasa kopi ini.” Satu lagi permintaan si ibu dan Maya juga menurut.

“Wanginya! Aroma dan rasa kopi… tapi apa makna semua ini, ibu? Apa kena mengena semua ini dengan Maya?” maya inginkan penjelasan.

“semua ini… lobak merah, telur dan kopi telah dididihkan dengan cara dan jangka masa yang sama, kan?”

“Ya… Betul! Jadi?”

JADILAH SEPERTI KOPI

“Lobak merah mulanya keras. Tetapi setelah dimasukkan ke dalam air mendidih ia menjadi lembik. Telur pula, sebelum dimasukkan ke dalam air mendidih, kulitnya rapuh melindungi isi lembut. Tapi selepas itu isi telur menjadi beku dank eras berbanding sebelumnya.”

Ibu Maya mula menjelaskan. Kini giliran ibu pula bercakap dan Maya mendengar dengan penuh perhatian.

“Serbuk kopi ini lain. Tak sama lobak dan telur. Sebelum dikisar menjadi serbuk, ia sangat keras. Setelah menjadi serbuk, ia dengan mudah larut dalam air panas mendidih. Sifat pepejal luarannya hilang. Ia larut seolah-olah mengalah kepada air panas, namun ia Berjaya mengubah warna, rasa dan bau air panas mendidih. Air yang jernih telah menjadi air kopi. Jatidiri kopi tidak berubah walaupun ia larut dalam air panas, bahkan dia mengubah air kosong panas menjadi air kopi!”

Maya merenung jauh ke dalam diri apabila ibu memegang kedua bahunya. Renungan mata ibu tenang, lembut dan bersinar bertemu mata Maya yang layu dan lesu. Dengan penuh kasih sayang dari lubuk hati, si ibu bertanya, “mana satu hatimu, anakku… lobak, telur atau kopi?”

Andai soalan terakhir ini ditujukan kepada kita, apa jawapan yang kita ada?
Adakah kita seperti lbak merahyang keras dengan warna yang gemilang, menjadi lemah dan lembik luar dan dalam apabila dilanda ujian serta cabaran kehidupan… meratap sepanjang hidup atas ‘malangnya’ nasib yang menimpa diri? Tercari-cari siapa yang patut dipersalahkan atas ‘panasnya’ penderitaan yang melanda?

Atau seperti telur yang bermuladengan memiliki hati yang lembut, menjadi keras hati apabila menghadapi ujian serta cabaran kehidupan? Luarannya seperti tidak berubah, tetapi dalamannya menjadi keras. Tercari-cari kepada siapa dendam hendak dibalas atas ‘panasnya’ penderitaan yang melanda? Mengukur-ukur berapa tebal tembok yang perlu dibina antara diri dengan ‘penjahat-penjahat’ yang membuat hidup susah.

Atau seperti bij kopi yang tidak pernah hilang jatidiri walaupun telah dikisar dan dimasukkan pula kedalam air mendidih sehingga hilang sifat luarannya. Cabaran dan ujian yang dihadapi tidak mengubah jatidiri. Kepasrahannya menerima apa jua yang mendatang tidak membunuh prinsip dan nilai kebenaran serta tidak menjauhkan dari matlamat kehidupan sebagai khalifah dan hamba Allah di muka bumi. Lebih banyak cabaran dan rintangan, potensi diri terus berkembang sehingga mampu pula member inspirasi kepada orang lain. Dari pengalaman menghadapi ‘kepanasan’, mampu pula membimbing orang lain.

SAPAAN KASIH DARINYA

Orang sekeliling yang melihatnya dengan mata lahir memandang simpati dengan apa yang menimpanya… tetapi dia sendiri tenang. Semuanya diterima sebagai sapaan penuh kasih dari Allah yang ingin memperkenalkan sifatNya Yang Maha Sempurna. Peristiwa yang berlaku diberi pemaknaan tauhid yan mendalam, seolah-olah Allah menyapanya dengan pesanan ini:

“22. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

23. Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki Segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.

24. Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

al-hasyr, 22-24

Banyak pengalaman dalam tulisan takdir terasa ‘panas’ membakar rasa. Allah menghantar orang-orang yang selalu menyakitkan perasaan sedangkan sepatutnya mereka diamanahkan untuk suatu yang membahagiakan – member cinta, kasih sayang, perlindungan, persahabatan semuanya atas perintah Allah. Mengapa sebaliknya yang diberi kepada kita? Adakah hanya kerana menjadi wanita.. semua henyakkan perasaan ini terpaksa dilalui?

Ya, inilah peluang untuk mengadu nasib kepada Allah Yang Maha Agung dan mengenalNya dengan lebih mendalam.

Firman Allah :

و لله الأسماء الحسنى فادعوه بها وذرواالذين يلحدون في أسمئه سيجزون ما كانوا يعملون

Ertinya: “Hanya milik Allah Asma-ul Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat Allah), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut nama-nama baik itu, dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”. (Surah al-A‘raf :ayat 180)

Maksud hadith qudsi berikut juga menggambarkan bahawa Allah menciptakan segala makhluq: “Aku adalah perbendaharaan yang tersembunyi. Aku suka dikenali, lalu Aku ciptakan makhluq supaya Aku dikenali.”

Kenali Pencipta melalui ciptaanNya. Hayati sifatNya melalui taqdirNya. Semoga panasnya ujian dan cabaran tidak menggugah iman, malah menjadi batu loncatan membentuk peribadi unggul sebagai khalifah dan hamba Allah yang menjadi bidadari dunia dan ratu syurga.

Antara lobak, telur dan kopi.. mana satu hatimu, anakku..?

ANIS OGOS 2010

School of Life

"The difference between school and life are in SCHOOL, you were taught a lesson, then given a test to test your IQ, but in LIFE you are given the test first that teaches you a lesson. Test in life is one of the measure's faith or belief in God for all people"